![]() |
| Florensius 14505706 @floselow |
![]() |
| Asterius Gurnandi 14505667 @asterius_gurnandi |
![]() |
| Adrianaus Indra S.S 14505653 @indra_796 |

Kalimantan Barat merupakan salah satu pulau terbesar yang ada di Nusantara ini, dengan berbagai kekayaan alam tropis yang menghiasi disetiap sudut hutan Borneo, sehingga dibalik kekayaan tersebut, sangat menarik dan wajib diekspos terus menerus demi mempertahankan nilai kecintaan alam manusia sebagai kiat pelestarian alam sekitar, khususnya bumi Kalimantan Barat ini.
Air Terjun Nohkan Lonanyan adalah sebuah air terjun yang berada di pedalaman Pulau Kalimantan. Air Terjun Nokan Nayan merupakan salah satu air terjun tertinggi dan terbesar di Indonesia dengan tinggi lebih dari 180 Meter. Nohkan dalam Bahasa Ot Danum berarti air terjun dan Lonayan adalah nama sungai dimana Air Terjun Nokan Nayan terbentuk. Air Terjun Nokan Nayan terdiri dari dua air terjun dengan dua sumber sungai berbeda namun jatuh dalam satu tempat diujung sebuah lembah, yaitu Air Terjun Nokan Nayan dan Air Terjun Jongonoi. Air Terjun Jongonoi terbentuk tepat disisi Air Terjun Nokan Nayan dari aliran Sungai Jongonoi. Kedua air terjun tersebut memiliki ketinggian yang hampir sama. Debit air kedua air terjun yang berada di ketinngian 200 Mdpl ini sangat besar terlebih saat musim penghujan sehingga bisa memunculkan kabut yang membumbung tinggi dan membentuk pelangi abadi dibawahnya saat siang terik.
Air Terjun Nohkan Lonanyan dikenal oleh sebagian orang Sintang dengan sebutan Nokhan Lonanyan terletak di daerah Desa Deme Kecamatan Ambalau Kabutaten Sintang, bahkan dalam Bahasa Ot Danum berarti air terjun dan Lonanyan adalah nama sungai tempat air tersebut. Jadi Nokhan Lonanyan adalah air terjun di sungai tersebut ini adalah penelusuran penyebutan atau penulisan yang keliru selama ini, karena jika kita berada di Ambalau dan sekitarnya mereka mengenal dan tau sungai Lonanyan dan sebaliknya tidak ada sungai nayan.
Keberangkatan pagi misalnya dari kota Sintang menuju kota juang Nanga Pinoh ibu kota kabupaten Melawi menggunakan Taxi dengan waktu tempuh kurang lebih 1/2 jam, dari Nanga Pinoh menuju Kemangai ibu kota kecamatan Ambalau kita bisa singgah makan siang di desa Kemak yang masih masuk dalam kabupaten Melawi denganwaktu tempuh dari Nanga Pinoh ke Kemangai sekitar 6 jam menggunakan speed boad berkekuatan 40 pk, dan singgah kembali di Serawai yang merupakan kecamatan terdekat dengan kecamatan Ambalau. Setelah tiba di ibu kota kecamatan Ambalau, kita bisa menginap di rumah warga setempat.

Keesokan harinya perjalanan kembali dilanjutkan melalui jalur air menggunakan speed boad berkekuatan 40 pk dengan menelusuri sungai Jongonoi. Speed boad hanya bisa sampai di desa Ukai, karena untuk menuju desa menantak tidak mungkin melalui jalur air. Sekitar 3 jam perjalanan sudah tiba di Desa Ukai untuk istirahat makan siang dan perjalanan kembali dilanjutkan menuju desa Menantak dengan jalan kaki dengan jarak tempuh kira-kira 1/2 jam.
Setiba di desa Menantak perjalanan setelah beristirahat perjalanan kembali dilanjutkan menuju dusun Posuk, dari desa Menantak kita bisa menyewa perahu dan warga lokal sebagai penunjuk jalan, perjalanan ada 2 jalur yaitu melalui jalue air dan jalur darat.sekitar 1/2 jam 17:30 sudah tiba didesa posuk dan dilanjutkan menuju desa deme kurang lebih 6 jam.
Kembali istirahat lalam, keesokan perjalanan dari desa Dema. Desa Deme merupakan desa terakhir dijalur sungai jengonoi.dari desa Deme menuju desa Tolian Ponoka tempat tambatan perahu membutuhkan 3 setengah jam.Dari Tolian Ponokak perjalanan dilanjutkan menuju nokhan Lonanyan dengan mendaki tebing yang disebut Tuhkat Pasang dalam kepercayaan masyarakat setempat jika mendaki Tuhkat Pasang tidak boleh istirahat dalam posisi duduk, hanya boleh dengan posisi bersandar dan memegang kayu saja dalam bahasa masyarakat setempat Tondok tolous, sesampai dipuncak setiap orang harus berteriak sekuat-kuatnya pertanda sudah berhasil melalui rintangan .
Perjalanan kembali dilanjutkan menuju puncak air terjun dengan waktu tempuh kurang lebih 3 jam,dengan menyeberang sungai Jongonoi menggunakan rakit kayu.
Akhirnya perjalanan sudah tiba dipuncak air terjun Nohkan Lonanyan.
Mitos Air Terjun Nohkan LonanyanCerita keindahan Air Terjun Nohkan Lonanyan bukan hanya soal keindahan alam tapi juga mitos cerita ghaib. Masyarakat percaya Air Terjun Nohkan Lonanyan merupakan kampung mahluk halus. Air Terjun Nohkan Lonanyan juga dijadikan tempat ritual adat tertentu oleh masyarakat sehingga terdapat beberapa pantangan yang tidak boleh dilanggar.
Namun sayangnya untuk pergi ke Air Terjun Nohkan Lonanyan ini, estimasi total biaya biaya masih sangat mahal yaitu dari keberangkatan sampai kepulangannya untuk 20 orang kira-kira Rp.40.000.000, ini karena akses menuju ke sana sangat susah dan termaksud desa terisolir. Tapi pada akhir-akhir ini sudah mulai menemui titik terang yaitu Pemerintah kota Sintang akan menjadikan tempat ini sebagai destinasi wisata di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Sintang.
Dibuatnya blog ini sebagai pemenuhan syarat tugas terstruktur Sistem Informasi Manajemen.
Thanks to --------> A STAR MAN PRODUCTION HOUSE




